Hello guys...
It has been a year and 15 days since my blog's birthday on January 1, 2012..
Sadly but true, I have posted a little... a very little amount of articles considering my busy time outside of the virtual world... but thanks a lot for the views! It means a lot more for me..
I'm currently busy with my final thesis and my projects outside campus. that explains why I have never post anything in the blog. However, that's going to change because I'm going for something major... I can't tell you when, but it will happen this year, and this includes the BLOG change!
a quick wink, a quick smooch...
-Gary-
Wednesday, January 16, 2013
Sunday, February 19, 2012
Half Apple Chapter II
Chapter 2: The Bicycle-Man **
Aku meracau tak karuan
sesampainya disalon, mengungkapkan amarahku tentang betapa “suai” nya aku
bertemu dengan cowok yang tak sedikitpun gentle dan bahkan, tidak menolong
seorang wanita saat terjatuh. Heran sekali, ada juga cowok yang seperti dia…
ingin sekali aku berubah menjadi seorang “boxer-lady” yang langsung menonjok
muka cowok itu sampai babak belur, dan mendengar dia meminta maaf karena tidak
bertindak layaknya seorang laki-laki sejati. “Ouch!!!, Sakit sekali, perih….”
Saat Ibu mengusapkan obat pada kaki
kiriku. “Makanya, tadikan Ibu suruh kamu bareng sama Ibu saja. Sekarang lihat
kan, jadi begini… kamu kan sudah lama tidak bersepatu roda, ya wajar kalau
jatuh begini”. “Masalahnya bu, aku jatuh ditabrak sepeda. Bukan jatuh sendiri.
Dasar cowok tidak gentle!!!. Baru selesai aku mengutuk cowok tidak jelas itu,
tiba-tiba ada suara orang menabrak pagar salon kami. Bibi Nancy langsung kaget
dan melatah. Aku pun tertawa geli saat beliau mengeluarkan latahan panjang
‘trademark’ nya itu. Bibi dan Ibu langsung bergegas melihat kedepan, sementara
aku mengeluh kesakitan karena luka kakiku. >.<
Didepan salon, amat riuh,
karena tampaknya penabrak ini, bukan hanya menabrak pagar salon kami saja,
melainkan beberapa tetangga juga mungkin ditabrak. “Freddy… kamu ga’ apa-apa
kan nak?”, aku mendengar ibu berteriak. Hmm… freddy? Fredddy, yang dulu pindah
ke Scotlandia itu. Teman kecilku?... aku langsung bergegas keluar,
perlahan-lahan mengingat kakiku yang masih nyut-nyutan ini. Aku melihat keluar
dan rupanya, cowok yang tadi menabrak aku itu Freddy…? Aku jelas shock… karena
Freddy sudah lama menghilang dari kehidupan kecilku. Semenjak dia pergi tanpa
ada alasan jelas, aku merasa sangat sedih, saking sedihnya aku ingat aku hampir
2 hari menangis, mengadu pada ibu mengapa dia pergi begitu saja. Bahkan, bisa
dibilang dia yang bisa membuat aku tertawa, karena dia amat clumsy. Dialah alasan kenapa aku membuat
blog, mencurahkan kesedihan yang selama ini aku rasakan. Dia begitu misterius,
aku hampir tidak tahu tentang dia, tapi yang jelas dulu aku begitu nyaman
berada didekatnya. Aku tidak canggung harus menyatakan isi hatiku pada dirinya.
Entah kenapa… mendengar namanya, seakan muncul kembali rasa itu… Ah… itu kan
dulu, lagipun dia mana mungkin mengingat hal itu, hal-hal yang sepatutnya hanya
diingat dimasa kecil. Dia membuka kacamatanya, dan aku tercengang sekali lagi…
Dia…!!!
Aku seakan tak percaya… apakah
aku salah orang? Tapi, tidak mungkin!!! Tidak mungkin seorang Freddy yang dulu
gemuk itu sekarang adalah Freddy yang ganteng dan atletis. Lantas, buat apa dia
kembali lagi ke Indonesia, setelah sekian lama seakan hilang ditelan bumi.
“Woi… Kamu kok ngelamun di depan salon? Bantuin cepat, ayo bawa dia kedalam”,
kejut Bibi nancy. Aku langsung kembali ke realita, dan melihat dia dengan amat
sinis. Aku lalu berbalik, lalu pelan-pelan masuk kedalam salon, tanpa
menghiraukan Freddy, atau siapapunlah dia… Didalam, Ibu mempersilahkan dia duduk
didepanku, dan Bibi Nancy menyuguhkan air putih pada dia. Aku tak bisa
pura-pura tidak melihat dia, karena dia begitu berubah. “kalian benar-benar
tidak kenal satu sama lain? April, dia kan Freddy. Teman kecil kamu..”, Bibi
Nancy memperkenalkan ulang padaku. “Teman kecil?? Aku tidak ingat punya teman
kecil…”, aku langsung marah dan bergegas keluar dari salon. Freddy mengejarku,
mengejarku ke taman. Lalu, memegang tanganku. Aku menepis. Lalu, meenamparnya.
“Kamu bukan siapa-siapa aku. Buat apa kamu kesini? Buat apa kamu memgang tangan
aku?”. Aku mencoba menahan airmataku. Entah kenapa aku ingin menangis melihat
dia disini, atau harus gembira karena paling tidak dia sudah kembali. “I’m sorry… I’m sorry… karena sudah pergi
tanpa kabar. Tanpa surat untuk kamu…”. Aku hanya bisa diam, tak tahu mau
berbicara apa. “I’m sorry for all this.
Making you fall, and make you bleed”… Cara dia meminta maaf terdengar
sungguh sincere. Tapi, aku bukan
cewek yang cepat terharu. Aku langsung menepis tangannya dan langsung pergi,
pergi meninggalkan dia ditaman. God,
kenapa aku bisa begitu emosi? Padahal, kejadian ini sudah lama sekali. Ini
lebih berat daripada menonton film dan drama-drama yang aku miliki. Huh, T.T…
aku tidak percaya, that I would care for him, after all this long time?? Kenapa
bisa begini… “a big piece of emptiness that I’ve
always had is back. However, why…? Why it is so hard to accept the fact that
he’s back??... *Apple*
![]() |
| photo courtesy: itsabobstory.blogspot.com |
Aku terbangun. Jam menunjukkan
pukul 02.00 pagi. Aku tertidur, saat mem-post comment ku di blog, dan kulihat
ada 1 comment. Kulihat dan ternyata berinisial A.M. aneh, tapi hampir tiap
comment yang aku post selalu dia balas. Kali ini, dia membalas, “If
the emptiness can fill you up, why rake up the past?”, A.M. termenung sejenak. Aku memikirkan kembali semua yang aku
telah perbuat. Mengapa aku bisa begitu marah?? Padahal, dia bukan siapa-siapaku
sampai aku harus begitu kesal padanya. Lagipun, waktu itu kami masih kecil, dan
kepergiannya itu bukanlah keputusan yang dia tentukan sendiri. Huh… okay,
baiklah. Kalau aku bertemu dengannya besok, aku akan langsung meminta maaf.
Yap!! Dan saat aku mengklik sebuah advertisement di internet, aku langsung
berfokus. Oh my gosh… Vicky Chandrasentana akan audisi pemain pengganti aktris
utama. Hmm, ini kesempatan bagus. Aku bisa audisi didepan Vicky, walau dengan
berbekal modal akting yang pas-pasan, ditambah dengan adegan-adegan drama seri
yang sering aku perankan sendiri, baiklah, aku akan mencobanya.
Friday, February 3, 2012
HELLO February!!
January’s
over, now we’re heading to the second month of the fantabulous year, the year
of LOVE: February. Well, I’m soo
overwhelmed by the slow but sure views on my new blog, based on 6 posts that I’ve
been publishing on the past month only. Thanks for the appreciation!! Well, I’m
sorry for the late posts due to exams, projects, vacations and also some big surprises that I’m going to
post this month. Sorry to keep y’all waiting! I’m gonna make sure it won’t be disappointing..
February
is the month of celebrating LOVE. And it means ALL kind of Love. So, Unnie will
give a nice “outfit change” for this blog. Also, I’m gonna post some Love
inspired posts. Not to mention, the next chapter of my “blogovel” – Half Apple.
Not to worry guys, Love is not just for the couples, but also for the singles,
families.. everyone! I’m gonna say it as a global share of Love to all my
readers!!
So.. Is
EVERYONE ready to spread some LoVe this February.. I’m sure you do…!!
Kiss & Wink,
Unnie,
Sunday, January 1, 2012
Half Apple - chapter One: Idolized
“Di taman itu… aku melihat dia… dia kelihatan amat sedih… aku
kadang bertanya-tanya, mengapa gadis secantik dia, bisa mengeluarkan airmata
itu. Dari raut wajahnya saja, aku merasa ikut sedih dan andai saja aku bisa
mengatakan, “Adakah yang bisa aku bantu
untuk meringankan kesedihan kamu?”… Lalu, dia menatapku, sambil tersenyum…
tanpa berbicarapun, aku sudah merasakan pesona dan seakan melihatnya tersenyum
saja sudah cukup merasakan dia tahu aku peduli padanya, melarang dia untuk
menangis dan bersedih… akan tetapi… akankah aku akan melihat dia lagi?? Akankah
aku bisa melihat dia… menatapku dengan wajah dan senyum itu kembali…? Oh… aku
jatuh cinta… apakah bisa aku mengatakan cinta?? Bisakah aku menyatakan cinta
itu, sedangkan aku bahkan tak yakin bisa melihatnya kembali…” – “And… CUT!!!” suara sang sutradara memecah suasana shooting yang diam
tanpa suara. Aku menyaksikan betapa mempesona nya aktor yang sedang memainkan
perannya dengan sangat menyentuh. Bahkan, boleh dikatakan “almost perfect”, layaknya fairytale
yang sering aku baca. Yup, dialah
aktor yang diidam-idamkan setiap wanita, Rafa Viennor. Rafa, adalah
idola semua wanita-wanita, dan (mungkin) pria-pria yang jealous, karena dia begitu ganteng, suara begitu lembut tapi
terdengar so macho, yet sweet. Tapi,
bukan dia yang aku ingin ceritakan pada para pembaca semua, namun idola aku
idam-idamkan, sutradara Vicky Chandrasentara. Dia memang tidak sepopuler
dan seganteng Rafa, tapi dia memiliki sesuatu yang lebih, yang aku sendiri
tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Mungkin “Attraction”… atau “Love”?,
I don’t know… tapi yang jelas, aku bisa
memutar semua DVD yang disutradarai olehnya berkali-kali dan tidak pernah bosan,
karena aku sudah jatuh cinta pada Vicky.
Oops.. jangan salah! Aku bukan orang yang maniak,
agresif, serta manghalalkan segala cara untuk mendapatkan semua yang aku
inginkan. Aku lebih memilih cara tradisional, ‘Let the Cupid do the job’ itu moto hidupku.. err, salah satunya.
Kalau aku dan Vicky memang ditakdirkan bersatu, terima kasih Tuhan… tapi, kalau
tidak… aku hanya bisa menangis dikamar seharian, menonton serial Taiwan yang sering aku bayangkan betapa
samanya nasibku diawal sampai di pertengahan cerita, Cuma perbedaannya terletak
pada akhir cerita, aku belum tahu apa akhir cerita cintaku itu… well, aku sudah menonton hampir semua
film-film yang disutradarai oleh Vicky, termasuk yang “Roses are Black”, yang membuatku merinding, karena kisah cintanya
yang sungguh mengharukan. Oh my… my
favorite part is saat aktor utamanya (uhum… aku lupa namanya, karena Vicky
menjadi guest appearance… xixixi) rela ditusuk duri mawar oleh sang kekasih,
karena perbedaan dunia diantara mereka… how
sweet… itu yang sampai sekarang membuat aku merasa bahwa tak ada film yang
lain, yang mampu menandingi film yang disutradarai oleh Vicky sendiri. Namanya
juga, number one fan, jadi so pasti… I will support him, no matter what.
Well, setelah panjang
bercerita… aku hampir lupa untuk memperkenalkan diriku sendiri. Seperti kata
peribahasa, tak kenal maka tak sayang… maka, akupun memperkenalkan diriku
dengan cara yang sedikit berbeda. Aku memang tidak habis-habis nya kalau
disuruh menjelaskan tentang Vicky. Bahkan, kalau ada perlombaan untuk membuat
buku biografi tentang dia, akulah yang akan mati-matian duduk didepan
laptop-ku, menulis apapun yang aku tahu tentang dia. Andai, aku berfikir
bagaimana caranya aku bisa menarik perhatian dia, sedangkan dia saja bahkan
tidak kenal denganku sedikitpun. Dari ribuan fans nya di Indonesia, apakah dia
tahu kalau aku sering meng-update comment-comment ku di Facebook fanpage dia,
ataupun mengirim email tiap 2 hari sekali ke website FanClub resmi Vicky
Chandrasentana? Well, aku tidak terlalu banyak berharap, karena dari sekian
banyak fans-fans nya itu, tentunya akan sangat sulit bagiku untuk muncul dan
menarik perhatiannya. Kemungkinan pun, dia tidak pernah melihat comment-comment
ku, karena pihak management nya yang biasa mengatur masuk nya comment-comment
yang ditujukan pada nya. T.T…
^.^ oh iya… aku kelepasan lagi…
maaf yah… uhum… namaku, April Syazri, aku adalah seorang gadis oriental yang berumur
19 tahun, sekarang sedang menjalani perkuliahan semester 3 di salah satu
universitas di Indonesia. Aku juga bekerja part-time sebagai Hair Stylist di
salon milik ibuku. Memang tidak bisa disebut part time juga, karena itu salon ibuku dan aku terkadang full day
bekerja saat liburan. Tapi, karena aku diperlakukan secara “professional”,
seperti kata ibuku, aku bisa mengkategorikan diriku sebagai salah satu karyawan
disalon itu. Selain itu, aku hobi sekali blogging, sampai akulah yang membuat
website untuk mempromosikan salon ibuku itu. Tapi, sedikit, bahkan hampir tidak
ada yang tahu tentang blog tempat aku mencurahkan semua isi hatiku itu, yang
sudah aku buat sejak lama, bahkan sebelum aku mengenal dan tergila-gila dengan
Vicky.
Senang sekali, tadi pagi aku
melihat secara streaming bagaimana Vicky sedang mengarahkan sebuah film
terbarunya yang berjudul, “China Sakura” yang dibintangi oleh aktor populer
Rafa Vienno, dengan aktris pendatang baru Lily Lee. Oh, tampaknya ini bakal
jadi film yang hebat, karena ini film pertama yang akan di filming di Shanghai
dan Taiwan. WOW!!! Hebat, seperti layaknya drama-drama Taiwan yang sering aku
tonton, aku bisa membayangkan setting yang unik, yang menurutku akan ada
perpaduan jepang dan korea yang dapat membuat penonton terbayang-bayang dengan
story yang masih dirahasiakan itu. Tapi, aku bangga dengan diriku sendiri
tentunya, kalau aku dapat melihat secara live (streaming tentunya) adegan,
serta yang terpenting… wawancara eksklusif dengan Vicky!!! Itu yang aku
nanti-nantikan. Tapi sayangnya, wawancara itu baru akan ditayangkan setelah
film itu dirilis, yang pasti akan sangat lama, mengingat shooting dilakukan
diberbagai tempat. Waktu di jam dinding segitiga kamarku menunjukkan pukul
10.30. hari minggu. Seperti biasanya, tiap minggu pagi, aku selalu bangun lebih
pagi dari sebelumnya, untuk meng-update blog, melihat notification Facebook dan
Online streaming melihat kabar terbaru dunia selebriti. Untuk wanita 19 tahun,
wajarkan kalau aku juga hobi internetan? Tiba-tiba pintu kamarku diketuk, dan
suara Ibu memanggilku untuk segera siap-siap, karena hari ini, aku dan Ibu akan
ke salon bersama-sama. “April, cepat! Ibu tidak punya banyak waktu. Kamu pasti
internetan lagi ya, pagi-pagi…? Kalau tidak, ibu berangkat duluan nih… Bibi
Nancy sudah di depan salon…”, sahut Ibu kencang, langsung membuat aku bergegas
untuk mandi dan berpakaian rapi. Aku memang bukanlah pemandi yang lama, karena
menurutku itu sebuah hal yang amat membosankan. Buat apa aku berlama-lama
dikamar mandi, kalau aku bisa berjam-jam duduk di laptop seharian?. Tapi, ini
yang selalu dipermasalahkan oleh Ibuku, karena mereka menganggap aku jorok dan,
kadang Ibu tidak percaya aku sudah bersih mandi, dan kemudian menyuruh aku
untuk mandi sekali lagi dengan Ibu menunggu di depan kamar mandi. Terpaksalah
aku berlama-lama sedikit, kadang diiringi nyanyian kecil, agar Ibu percaya kalau
aku wanita yang sedang “mandi”, padahal aku sudah sangat yakin aku mandi dengan
amat bersih. Akhirnya, setelah 15 menit, aku sudah siap berpakaian, aku menemui
Ibu di lantai dasar. “Cepat sekali mandinya, benaran mandi, atau Cuma cuci muka
aja?”, tanya Ibu sinis. “Ibuku sayang, coba deh cium baunya… Shampo nya wangi
kan… Aku juga udah pake lotion, dan parfum… ibu percaya ‘kan, aku sudah
mandi??”, jawabku sambil memeluk Ibu, sambil bergegas ke mobil. “bu, hari ini,
aku mau naik sepatu roda aja, mau jalan-jalan bentar lewat taman. Ibu duluan
aja yah…”. “ya sudah, tadi seharusnya kamu bilang dulu, jadi Ibu bisa langsung
pergi, kan ga enak sama Bibi Nancy, udah nunggu lama…”, jawab Ibu menasehatiku.
Ibu memang orangnya bijaksana, dan sangat menghargai orang lain, maklumlah,
semenjak Ayah meninggal dunia 2 tahun lalu, tepatnya 12 Desember 2008, Ibu
dituntut untuk menjadi kepala rumah tangga sekaligus mengurus semua biaya untuk
menghidupi aku. “Aku pergi dulu ya, Bu… Ntar aku bawain coklat buat bibi…”, aku
langsung meluncur dengan sepatu rodaku.
Suasana pagi memang sangat
indah. Aku tidak mau tinggal terlalu dekat dengan pusat kota, karena selain
hiruk pikuk yang tidak bisa dianggap angin lalu aja, asap-asap kendaraan bisa
merusak pagi yang seharusnya dihabiskan dengan sehat. Di taman tempat aku biasa
lewat, tiap minggu pasti ada kumpulan nenek dan kakek lanjut usia yang sedang
berolahraga ‘taiji’, kumpulan ibu-ibu yang yoga, dan kalau agak sedikit ke
ujung taman ada lapangan voli, yang biasanya banyak cowok-cowok ganteng bermain
basket. Karena masih pagi, tidak begitu banyak kendaraan yang lewat. Aku tidak
bisa melewatkan waktu ini, untuk menutup mataku sejenak sambil meluncur dengan
sepatu roda, menikmati angin pagi yang segar. Dari jauh, aku mendengar ada yang
berteriak, namun aku tidak menghiraukannya. “Awas…”, dan saat aku membuka mata…
Arrrrggghhh!!!!!... Bruuukkk…!!! Aku jatuh ditabrak oleh sebuah sepeda. Jelas
saja aku marah, karena kaki kiriku sedikit lecet karena tubrukan tadi. “Eh,
kamu… Gimana sih… Sembarangan ditengah… memangnya jalan milik kamu apa!!!”,
seorang pria marah-marah sambil menegakkan kembali sepedanya. Aku langsung
berdiri, lalu berbalik… Astaga… Cowok ini… sepertinya aku pernah lihat… tapi
dimana yah… Ganteng walau berkacamata hitam, tinggi, sedikit atletis… tapi, aku
segera sadar kalau dia jugalah yang marah-marah padaku… aku langsung membentak
balik tanpa berpikir panjang, “Oh, jadi aku salah… kenapa kamu ga’ kontrol cara
kamu bersepeda? Kok bisa, seorang cowok kayak kamu bisa jatuh dari sepeda, lalu
nyolot… dasar, so not gentle!”, akupun langsung menginjak kakinya, dan meninggalkan
pria itu dengan sebal.
= To be Continued =
Unnie’s Grooming Tipz
Say hello to 2012.. Most of us spend our time partying,
sending greetings and go out. But remember guys, Monday’s approaching so that means all of our
daily activities will be resumed as usual. But to fresh things up, why don’t we
try on new looks and styles to look better and
ORIGINAL to stand out from the
crowd. What else that MAKEOVERS!!
2011 is the year of getting edgy, but believe me 2012 is the
time for Edgy mode to come out from the closet. I dedicate this column for Men,
because I found out that there are not many blogs that focuses on Men styles
and trends, so why don’t Unnie try to sort this out by helping the boys out to
let their “purr” for the girls to see?
Without further adieu, here’s my top 5 recommendation for HAIRSTYLES
for MEN version 2012:
(pictures courtesy from fashionising.com)
1. Slicked Back Undercut
I
called it a soft-mohawk, because the hair isn’t spiked up. If you have a
straight sleek hair, then this hair suits you best. Not only the bold cut is
very sharp and unique, but also it fits a classy yet bad-ish boy in a good way.
1920s and 1930s revival is strongly influenced this cut.
2. Short
Curls
Flaunt that curl, boy! Don’t you that it’s
uber-sexy for guys to have a curly hair? Just some grooming, trimming her and
there, voila! There you have it! A sexy look in spring!
3. Undercut
Wanna
look different but not too over-the-top? Well, how about trimming one side of
the head like this and let the other side grow. That’s gonna turn heads for sure!
(FYI, my friend has this looks and dang he’s rockin’ with confidence)
Trim
the side, and style it up to the side. A simple but a real deal baby. Again,
another yummy cut for Spring!! (I own this look right now, an A-class)
I rarely like a cut that is swishy, but
this is totally H.o.T!! I like the messy feel, that makes the image more edgy,
in a sense of “I’m Free and I do what I want”-ish. My fifth fav on the list.
![]() |
| side-shorts |
![]() |
| short curls |
![]() |
| undercut |
![]() |
| slicked back undercut |
![]() |
| curls med |
Here's the model hair (1 to 5):
3, 2, 1… HAPPY NEW YEAR 2012!!!!!
I’m wishing all of you a Happy New Year 2012, starting..
well.. Now.. LOL!
Well, a new year comes a new resolution, a new inspiration,
a new agenda of what to do this year or a re-do things that you can’t do on
year 11 by adding to your 2012’s to-do list. Well, how was your New Year’s Eve
just now? Did you guys go Church to pray for the best this whole year? Or did
you guys put on some makeup, wearing your very best dresses/outfits and go out
with all your friends to enjoy the Countdown? Or a simple barbeque gathering
with close friends & families, while closing your ears hearing all that
booming fireworks that your neighbours played beside the house. That was MY New
Year’s Eve Party!!
Just to share with all of you, tonight was a real FUNtastic
Party with all my friends, my juniors and seniors barbecuing that we had
prepared on 3pm, and started at 9pm. With all that chatting, joking, getting crazy
and also.. some technical problems inside the kitchen due to COCKROACHES!!
Yikes..! Well, we managed to put on some great delicious menus on the table. While
the girls were busy cutting chilies and vegetables, the boys were grilling and
getting ready for the BBQ. It was my junior, we called him Unyu~, cuz he’s so “Unyu-unyu”,
that what we called a super-duper-cute boy who gave us permissions to get this
party started. Courtesy from her parents, of course, duh!
But, as some of the girls were looking at our thrilling and
successful events together, I was busy getting ready for my moment of truth, my lovely new blog, that I promised
all of you to launch exactly on New Year. I really appreciate all the support
and promotions from all of my friends, who even post my Announcement on their
blogs, facebook and their twitter accounts to help me promote UnnieGary’s
*shaking and crying*, so I would like to Thank
You for all that lovely gestures and I’m so stoked for launching this blog
for you guys to enjoy.
I have listed some of my wishes for 2012, including a wish
that this blog will have many viewers and all of you can gain a lot of
information from this blog about Fashion, Music and Tips. I also will release
my very own original novel, written by yours truly for you guys to enjoy (FYI,
it is an Indonesian-written novel, and I’m preparing for an English novel so
don’t you worry guys).
I want to personally thank God for all the blessings to me
and giving me my chance on doing something big every year. I also want to thank
my family for all their love and support, their care and trust so that I can
stand here and be myself and be ORIGINAL, without trying to imitate everyone
else. And then, my family in LeYuan Mandarin Club, who has given me a chance to
make me believe that my decision is true and right. And to all my haters, I
want to thank you for making me a better person today and in the future.
Positive comments are allowed, negative critics to make this
blog a better one is recommended, however spams and inappropriate comments will
be banned totally.
Once again, Happy New Year Y’all…
Friday, December 30, 2011
Announcement!!
To all my readers,
I'm going to launch this blog officially on New Year (January1st, 2012), so don't forget to visit my new blog for news, reviews, and quirky tips from yours truly, beginning on the first day of 2012. To give you guys a sneak preview, this new blog will be filled with my own short stories, reviews on fashion and music, and also some beauty tips on styling & treatments for the males... so, tune in and visit frequently on this blog and hopefully this blog will inspire & helpful to all of you.
To tell you the truth, one of my dreams is to build a magazine that focuses on being original, quirky and inspirative to everyone and that's okay just by being a "pink from the crowded purples" - if you know what I mean.. so, by this blog, I'm not just gonna talk about my life, activities & how I see things, but also what others like and prefer. You guys can also request on my reviews about some music, or recommend me about new & interesting music.
That's the gift that I want to give all of you,
cuz you guys are the greatest & my dearest
Sincerely,
Gary Arnandt - Blog's Writer
Subscribe to:
Posts (Atom)


.jpg)






